Needs Analysis for Developing a Thermochemistry Learning Module at SMAN 3 Siak Hulu
Penulis
Rostia Melisa Dirgahayu Sisanty , Putri Ade Rahma Yulis , Nurkhairo HidayatiDiterbitkan:
2026-01-31Terbitan:
Vol 1 No 2 (2026): JanuaryKata Kunci:
analisis kebutuhan, modul pembelajaran, termokimia, pembelajaran kimiaArticles
Unduhan
Cara Mengutip
Abstrak
Analisis kebutuhan siswa merupakan tahap awal yang penting dalam pengembangan bahan ajar agar sesuai dengan karakteristik dan permasalahan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa terhadap pengembangan modul pembelajaran termokimia di SMAN 3 Siak Hulu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 36 siswa kelas XI MIPA dan seorang guru kimia. Teknik pengumpulan data meliputi angket analisis kebutuhan dengan pilihan jawaban “Ya” dan “Tidak”, wawancara, serta observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa belum memahami konsep termokimia dengan baik dan mengalami kesulitan pada aspek konseptual maupun perhitungan. Selain itu, bahan ajar yang digunakan selama ini belum mendukung pembelajaran mandiri secara optimal. Siswa juga menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap bahan ajar tambahan yang sistematis, kontekstual, dan mudah dipahami. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul pembelajaran termokimia diperlukan sebagai pedoman belajar untuk membantu siswa memahami konsep secara mandiri dan mendukung pembelajaran kimia yang lebih efektif.
Referensi
Afriani, N., Haris, M., Savalas, L. R. T., & Sofia, B. F. D. (2022). Pengaruh modul elektronik kimia terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Jonggat pada materi termokimia. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(1), 84–88.
Arifin, A. A., Ramdani, A., & Andayani, Y. (2025). Evaluation of Content and Construct Validity of Learning Tools Based on Culturally Responsive Transformative Teaching Model with Socioscientific Issues Approach. Pustaka Didaktis: Jurnal Media Dan Model Pembelajaran, 1(1), 20-37.
Arifin, A. A., Ramdani, A., & Andayani, Y. (2024). Development of learning tools based on the culturally responsive transformative teaching model with a socio-scientific issues approach: evaluation of validity and practicality. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(11), 9141-9155.
Ahmad, A. A., Ramdani, A., Andayani, Y., & Hariadi, I. (2024). Pengembangan E-Modul Ekosistem Berbasis Model Culturally Responsive Transformative Teaching dengan Pendekatan Socio-Scientific Issues Berbantuan Software 3D Pageflip Frofessional. Journal of Classroom Action Research, 6(3), 673-685.
Alfirahmi, A. (2018). Pengembangan modul termokimia berbasis inkuiri terbimbing terintegrasi eksperimen untuk kelas XI SMA/MA. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 12(12).
Anwar, S., Sumarna, O., & Mulyadi, A. (2023). Feasibility analysis of thermochemistry senior high school chemistry textbook based on criteria of four steps teaching material development method. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(3), 1394–1401.
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. RajaGrafindo Persada.
Auliyani, A., Gani, A., & Adlim, A. (2022). Higher-order thinking abilities for improved critical thinking in thermochemical materials module. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 6(2), 171–177.
Badlisyah, T., Sabarni, S., Novalta, A. R., & Mellyzar, M. (2022). Pengembangan modul kimia SMA berbasis STEM pada materi termokimia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(24), 474–484.
Bahri, S., Agung, S., & Nur, M. (2022). Analisis kesulitan belajar siswa pada materi kimia berdasarkan level representasi kimia. Jurnal Pendidikan Kimia, 14(2), 85–94.
Barus, M. A., & Purba, J. (2025). Development of problem-based integrated student worksheets (LKPD) in thermochemistry class XI high school. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4(3), 212–229.
Chaira, L., & Hardeli, H. (2023). Pengembangan e-modul berbasis model guided discovery learning dengan teknik probing prompting question pada materi termokimia kelas XI SMA. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(1), 16–24.
Chang, R., & Goldsby, K. A. (2021). Chemistry (13th ed.). McGraw-Hill Education.
Chittleborough, G. (2017). The role of teaching models and chemical representations in learning chemistry. Chemistry Education Research and Practice, 18(2), 1–12.
Fitriani, F., Haryanti, N. H., Yunus, R., Sholahuddin, A., Irhasyuarna, Y., & Sukmana, M. L. Q. (2025). Validitas modul termokimia berbasis project-based learning (PJBL) untuk literasi perubahan iklim. Journal of Banua Science Education, 6(2).
Fitriani, L., & Ardiansyah, R. (2020). Pengembangan modul pembelajaran kimia untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 14(1), 2450–2460.
Ismathulhuda, A., Hardeli, H., Alizar, A., & Yerimadesi, Y. (2022). Validity and practicality of project-based e-student worksheet on thermochemical materials to improve learning outcomes. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(3), 1433–1441.
Junari, J., Annafi, N., Mutmainnah, P. A., & Adawiyah, R. (2025). Pengembangan modul berbasis project based learning dalam penguatan profil pelajar pancasila pada materi termokimia. Jurnal Redoks: Jurnal Pendidikan Kimia Dan Ilmu Kimia, 8(1), 7–19.
Kemendikbud. (2017). Panduan implementasi Kurikulum 2013. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lestari, I. (2020). Pengembangan bahan ajar berbasis kompetensi. Akademia Permata.
Mardiana, M., Harun, A. I. I., & Mayasari, E. (2025). Pengembangan modul untuk siswa kelas XI IPA pada materi termokimia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 14(2), 260–268.
Masy, M., & Lestarani, D. (2022). Pengembangan e-modul pembelajaran kimia menggunakan software Flipbook HTML5 pada materi termokimia terintegrasi etnosains kelas XI SMA/MA. Jurnal Beta Kimia, 2(2), 49–56.
Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781316941355
Novia, N., & Azhar, M. (2021). Pengembangan modul termokimia berbasis inkuiri terstruktur untuk kelas XI SMA. Entalpi Pendidikan Kimia, 2(2), 85–93.
Nurmayanti, Rosilawati, I., & Fadiawati, N. (2017). Pengembangan pembelajaran kimia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Sains, 5(2), 101–110.
Oktaria, F. B., & Purba, J. (2024). Pengembangan bahan ajar termokimia berbasis masalah untuk siswa kelas XI SMA. Jurnal Beta Kimia, 4(2), 15–23.
Pardosi, A. S., & Dibyantini, R. E. (2025). Development of e-modules based on PBL (problem based learning) integrated with STEM (science, technology, engineering, mathematic) on thermochemistry material. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia, 14(2), 148–160.
Prastowo, A. (2018). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Diva Press.
Sawitri, R., Mulyani, S., & Ariani, S. R. D. (2023). The effect guided discovery-based thermochemistry module on critical thinking skills of high school and vocational students. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(3), 625–638.
Sihaloho, M., Saptorini, & Sulistyo. (2018). Analisis kesulitan belajar siswa pada materi termokimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 12(1), 2045–2053.
Sirhan, G. (2007). Learning difficulties in chemistry: An overview. Journal of Turkish Science Education, 4(2), 2–20.
Sungkono, S., Wardani, I. G. A. K., & Mustaji. (2019). Pengembangan bahan ajar berbasis modul untuk meningkatkan kemandirian belajar. Jurnal Pendidikan, 20(1), 45–56.
Talanquer, V. (2011). Macro, submicro, and symbolic: The many faces of the chemistry “triplet”. International Journal of Science Education, 33(2), 179–195. https://doi.org/10.1080/09500690903386435
Widarti, H. R., Permanasari, A., & Mulyani, S. (2018). Pemahaman konsep siswa pada materi termokimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 12(1), 202–211.
Widodo, A., Rahayu, S., & Sutopo. (2021). Pemanfaatan multimedia interaktif untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa SMA. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(2), 250–260. https://doi.org/10.15294/jpii.v10i2.29287
Yusuf, I., & Widyaningsih, S. W. (2019). Analisis minat dan kesulitan belajar siswa pada pembelajaran kimia. Jurnal Pendidikan Kimia, 11(2), 101–109.


