The Relationship Between Motivation and the Cognitive Learning Outcomes of Class X Students at SMA Hidayatun Najah Proppo Pamekasan
Authors
Salaman Salaman , Moch. Haikal , Linda Tri Antika , Lukluk IbanaPublished:
2025-08-01Issue:
Vol. 1 No. 1 (2025): AugustKeywords:
Learning Motivation, Cognitive Learning OutcomesArticles
Downloads
How to Cite
Abstract
One of the factors that can influence students' learning outcomes is learning motivation. Learning motivation is a psychological factor that is non-intellectual, playing a significant role in fostering interest and enthusiasm for learning, thereby enabling the learner to achieve the desired goals. This factor is influenced by a strong internal drive within the students, which can enhance their enthusiasm for the learning process. In other words, the higher the students' learning motivation, the higher their learning outcomes will be. Conversely, the lower the students' motivation, the lower their learning outcomes will be. The objective of this research is to determine the relationship between students' learning motivation and their biology learning outcomes concerning the core material of Ecosystems in Class X at SMA Hidayatun Najah Proppo Pamekasan. This study employs a correlational design with simple regression analysis techniques. The sample used consists of students from Class X IPA, and the data obtained were analyzed using the Jamovi 1.6.23 program. Based on the research findings, it is evident that there is a significant positive relationship between learning motivation and students' learning outcomes in Class X at SMA Hidayatun Najah Proppo Pamekasan, with the contribution of motivation to learning outcomes being 18.2%. The regression model indicates that an increase in learning motivation is directly proportional to an increase in learning outcomes, as reflected in the regression equation (Y = 53.041 + 0.304X). Although the contribution of motivation is not entirely dominant, it underscores that motivation is an important factor influencing learning outcomes, while the remaining 81.8% is influenced by other variables not examined in this study. Furthermore, the implementation of the guided inquiry learning model has proven effective in enhancing learning motivation, which, in turn, contributes to achieving better learning outcomes.
References
Aunurrahman. 2010. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta
Aritonang, E. (2010). Gizi Dalam Daur Kehidupan. Bogor: IPB Press.
Amijaya, L. S., Ramdani, A., & Merta, I. W. (2018). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jurnal Pijar Mipa, 13(2), 94-99.
Anwar, A. I., Prabandari, Y. S., & Emilia, O. (2013). Motivasi dan strategi belajar siswa dalam pendidikan pembelajaran berbasis masalah dan collaborative learning di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education, 2(3), 233-239.
Agustina, Y., Muntari, M., & Junaidi, E. (2022). Hubungan Motivasi Belajar dan Kesiapan TIK dengan Prestasi Belajar Siswa dalam Melaksanakan Pembelajaran Daring. Chemistry Education Practice, 5(1), 35-44.
Armandita, P. (2017). Analisis kemampuan berfikir kreatif pembelajaran Fisika di kelas XI MIA 3 SMA Negeri 11 Kota Jambi. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 10(2), 129-135.
Astuti, F. H., & Mustakim, I. (2022). Keefektifan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan motivasi belajar. Realita: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(2).
Dahniarti, S., & Umar, S. Hubungan Motivasi Siswa dengan Hasil Belajar Matapelajaransosiologi Kelas X SMA PGRI 1. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 3(11).
Dalimunthe, S. W. A. D. A., & Putri, Y. E. (2022). Hubungan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Garnish Siswa SMK Pariwisata Imelda Medan. Garnish (Jurnal Pendidikan Tata Boga), 6(1).
Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Setiani, A., Priansa, D. J., & Kasmanah, A. (2015). Manajemen Peserta Didik dan Model Pembelajaran Cerdas, Kreatif, dan Inovatif. Bandung: Alfabeta.
Irsyad, F. M., & Fauzi, S. (2021). Hubungan Antara Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Biologi di Kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tasikmalaya. Bioed: Jurnal Pendidikan Biologi, 8(1), 15-21.
Kompri, M. P. I. (2016). Motivasi Pembelajaran Perspektif Guru dan Siswa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Kusuma, Z. L., & Subkhan, S. (2015). Pengaruh Motivasi Belajar dan Kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA N 3 Pati Tahun Pelajaran 2013/2014. Economic Education Analysis Journal, 4(1).
Mujiyati, M. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia pada Siswa SMK. Paedagogie, 15(2), 71-78.
Purwanto, N. (2010). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Hamalik, O. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Fathurrohman, P., & Sutikno, M. S. (2007). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: PT. Refika Aditama.
Paradina, D., Connie, C., & Medriati, R. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Kelas X. Jurnal Kumparan Fisika, 2(3), 169-176.
Ramadhanti, A., Kholilah, K., Fitriani, R., Rini, E. F. S., & Pratiwi, M. R. (2022). Hubungan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Fisika Kelas X MIPA di SMAN 1 Kota Jambi. Journal Evaluation in Education (JEE), 3(2), 60-65.
Ramdhani, Y. P., & Nurita, T. (2019). Media Pembelajaran Interaktif Berbasis M-Learning pada Materi Objek IPA dan Pengamatannya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS, 7(2).
Rijal, S., & Bachtiar, S. (2015). Hubungan antara sikap, kemandirian belajar, dan gaya belajar dengan hasil belajar kognitif siswa. Jurnal Bioedukatika, 3(2), 15-20.
Shidik, M. A. (2020). Hubungan antara motivasi belajar dengan pemahaman konsep fisika peserta didik MAN Baraka. Jurnal Kumparan Fisika, 3(2), 91-98.
Sinaga, I. L.A., Sinambela, M., & Rosida. (2021). Hubungan Motivasi Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Biologi Pada Materi Pokok Sistem Ekskresi Manusia Kelas Xi Mia Sma Negeri 16 Medan. Pelita Pendidikan, 5(2), 1–8.
Sutandi, R., Irfani, F., & Kosim, A. M. (2022). Hubungan Motivasi Siswa terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X di MAN 1 Kabupaten Bogor. Akrab Juara: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial, 7(2), 158-167.
Sasongko, R. N., & Sahono, B. (2016). Desain Inovasi Manajemen Sekolah. Jakarta: Shany Publisher.
Suviana, N. T., Karyanto, P., & Sugiharto, B. (2012). Hubungan kausal antara motivasi internal dan kesiapan belajar dengan hasil belajar kognitif pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Cawas tahun pelajaran 2011/2012. BIOPEDAGOGI: Jurnal Pembelajaran Biologi, 1(1), 18-27.
Umniah, H. F. (2018). Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Akidah Akhlak Siswa kelas XI Madrasah Aliyah Ma’arif 1 Punggur Tahun Pelajaran 2018/2019 (Skripsi, IAIN Metro).
Uno, H. B., & Mohamad, N. (2022). Belajar dengan pendekatan PAILKEM: pembelajaran aktif, inovatif, lingkungan, kreatif, efektif, menarik. Jakarta: Bumi Aksara.
Peranginangin, A. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Inquiri Training terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Materi Pokok Gelombangnelektromagnetik Kelas X Semester II SMK Negeri 1 Lolomatua TP 2019/2020. Jurnal Penelitian Fisikawan, 4(2), 7-13.
Waritsman, A. (2020). Hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika siswa. Tolis Ilmiah: Jurnal Penelitian, 2(1).
Wulansari, I. N., Tagela, U., & Irawan, S. (2019). Hubungan kepercayaan diri dengan motivasi belajar siswa kelas X SMA kristen satya wacana salatiga. Jurnal Genta Mulia, 10(2).


